Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pestisida Organik

Manfaat Tanaman Mimba

Gambar
Salah satu jenis pestisida yang aman dan mempunyai prospek sangat cerah untuk dimanfaatkan dimasa mendatang adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan yang dikenal dengan pestisida nabati. Mimbamerupakansalahsatu tumbuhan penghasil bahan baku pestisida yang mempunyai harapan baik untuk dikembangkan. Berbagai senyawa bioaktif yang dikandungnyasepertiazadirachtin, salannin, nimbinen, dan meliantriolefektif mempengaruhi kehidupan berbagai jenis hama yaitu dengan menghambat atau mengganggu pertumbuhan dan reproduksi hama. Selain itu senyawa tersebut juga mampu mengurangi aktivitas makan hama sehingga tingkat kerusakan tanaman dapat ditekan. Disamping sebagai bahan baku pestisida nabati, tanaman mimba juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman penghijauan terutama dilahan-lahan marginal dimana tanaman tahunan lainnya sulit tumbuh. Bagian-bagian tanaman ini memiliki banyak nilai tambah antara lain sebagai penghasil kayu bakar, sebagai tanaman peneduh, serta sebagai bahan dasar industri ...

Efektivitas Mimba Terhadap Organisme Penggangu Tanaman

Gambar
Tanaman mimba sangat berpotensi untuk dapat dikembangkan sebagai bahan pestisida nabati. Bahan aktif yang terkandung pada tanaman ini sangat kompleks sehingga berpengaruh tidak hanya pada satu fungsi fisiologi saja, tetapi juga terhadap tingkah laku dan sejumlah proses fisiologi serangga. Oleh karena itu, kemungkinan hama menjadi resisten terhadap pestisida nabati sangat kecil. Pestisida nabati asal mimba mampu menekan bermacam-macam organism pengganggu tanaman (OPT) dari berbagai komoditi. Formulasi bahan aktif pestisida yang paling sederhana dan mudah adalah dengan mengekstraksi biji tanaman. Formulasi ini dilakukan dengan menggiling biji kemudian mengekstraknya dengan pelarut air. Setelah didiamkan semalam, hasil ekstraksi dapat langsung diaplikasikan pada hama sasaran. Formulasi dapat dikembangkan dalam bentuk granular (butiran), debu, tepung yang larut dalam air, atau berbentuk minyak yang dapat diemulsikan/dilarutkan dalam air. Biji mimba mengandung beberapa komponen k...

Insektisida Nabati

Gambar
Secara luas insektisida nabati dapat diartikan sebagai suatu zat yang dapat bersifat racun, menghambat pertumbuhan dan perkembangan, perkembangbiakan, tingkah laku, mempengaruhi hormon, menghambat makan, membuat mandul, sebagai pemikat, penolak, dan aktivitas lainnya yang mengganggu OPT. Secara umum, insektisida nabati diartikan sebagai insektisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Insektisida nabati merupakan salah satu sarana pengendalian hama alternatif yang layak dikembangkan, karena senyawa insektisida yang diekstrak dari tumbuhan tersebut mudah terurai di lingkungan dan relatif aman terhadap mahkluk bukan sasaran. Insektisida nabati memiliki zat metabolik sekunder yang mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, fenolik, terpenoid, dan zat-zat kimia sekunder lainnya. Senyawa tersebut ini dapat dimanfaatkan seperti layaknya senyawa pada insektisida sintetik, perbedaannya bahan aktif pestisida nabati disintesa oleh tumbuhan dan jenisnya dapat lebih dari satu ma...

Membuat Pestisida Sendiri Untuk Pertanian Organik

Gambar
Beberapa tahun terakhir, pertanian organik mulai menjadi idola baru dalam dunia pertanian. Seiring dengan meningkatknya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangaN sehat yang aman dan bebas dari bahan-bahan kimia, produk pertanian organik juga semakin berkembang. Gaya hidup sehat dan preferensi konsumen yang demikian telah menyebabkan permintaan produk pertanian organik meningkat dengan pesat. Pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan penggunaan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang bertujuan untuk tetap menjaga keselarasan (harmoni) dengan sistem alami dengan memanfaatkan dan mengembangkan semaksimal mungkin proses-proses alami dalam pengelolaan usaha tani. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta tidak merusak lingkungan. Pertanian organik mensyaratkan...

Cara Membuat Pestisida Organik

Pestisida adalah zat pengendali hama (seperti: ulat, wereng dan kepik). Pestisida Organik: adalah pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dan tembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapat dibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan. Bahan dan Alat: 2 kg gadung. 1 kg tembakau. 2 ons terasi. ¼ kg jaringao (dringo). 4 liter air. 1 sendok makan minyak kelapa. Parutan kelapa. Saringan kelapa (kain tipis). Ember plastik. Nampan plastik. Cara Pembuatan: Minyak kelapa dioleskan pada kulit tangan dan kaki (sebagai perisai dari getah gadung). Gadung dikupas kulitnya dan diparut. Tembakau digodok atau dapat juga direndam dengan 3 liter air panas Jaringao ditumbuk kemudian direndam dengan ½ liter air panas Tembakau, jaringao, dan terasi direndam sendiri-sendiri selama 24 jam. Kemudian dilakukan penyaringan satu per satu dan dijadikan satu wadah sehingga hasil perasan ra...

Tanaman Sebagai Pestisida Nabati

Gambar
Beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati dan digunakan dalam pengendalian hama antara lain adalah:  1. Tembakau (Nicotiana tabacum) yang mengandung nikotin untuk insektisida kontak sebagai fumigan atau racun perut. Aplikasi untuk serangga kecil misalnya Aphids.  2. Piretrum (Chrysanthemum cinerariaefolium) yang mengandung piretrin yang dapat digunakan sebagai insektisida sistemik yang menyerang urat syaraf pusat yang aplikasinya dengan semprotan. Aplikasi pada serangga seperti lalat rumah, nyamuk, kutu, hama gudang, dan lalat buah.  3. Tuba (Derris elliptica dan Derris malaccensis) yang mengandung rotenone untuk insektisida kontak yang diformulasikan dalam bentuk hembusan dan semprotan. 4. Neem tree atau mimba (Azadirachta indica) yang mengandung azadirachtin yang bekerjanya cukup selektif. Aplikasi racun ini terutama pada serangga penghisap seperti wereng dan serangga pengunyah s...

Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Organik

Gambar
Sebagai bahan pertimbangan kepada para petani dalam penggunaan pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman maka kali ini saya sedikit menguraikan tentang kelebihan dan kekurangan pestisida organik. Hal ini bertujuan agar petani bertambah bijak dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman. Yaitu pengendalian yang berwawaskan lingkungan hidup. Kelebihan Pestisida Organik: Relatif aman terhadap lingkungan Mudah dibuat dan harganya murah  Tidak menyebabkan keracunan pada tanaman  Mengurangi resistensi hama dan penyakit  Menghasilkan produk pertanian yang sehat Kelemahan Pestisida Organik: Daya kerja lambat Tidak membunuh organisme sasaran secara langsung  Kurang tahan terhadap sinar matahari  Kurang praktis  Tidak tahan lama dalam penyimpanan  Kadang kala harus diaplikasi berkali-kali. Sumber

Cara Membuat Pestisida Organik

Gambar
Membuat Pestisida Organik dengan Bawang Putih   Bahan : Bawang Putih : 1 bulb Lengkuas bubuk : 1 sendok teh Cengkeh bubuk : 1 sendok teh (opsional) Spiritus : 0,25 liter Air Tawar : 1 liter Sabun Cair : secukupnya Cara membuat : Kupas bawang putih, kemudian parut atau dapat juga di blender (parut lebih baik). Setelah selesai, taruh dalam wadah dan campurkan dengan air tawar + lengkuas bubuk + cengkeh bubuk. Aduk rata, simpan selama ± 24 jam atau hingga semua ampas mengendap. Hasil larutan disaring dengan menggunakan kain halus, campur dengan spiritus dan aduk rata. Diamkan sebentar, simpan dalam botol yang berpenutup rapat. Cara pengaplikasian : 0.25 liter larutan dicampur dengan 1 sendok makan sabun cair, aduk rata masukkan ke dalam sprayer. Semprotkan ke pangkal tanaman yang terkena hama setiap sore/malam hari. Untuk pencegahan atau perawatan, cukup semprotkan sekali per 2 hari sekali atau sem...