Hama Tanaman Kedelai (Glicine max)
![]() |
| Hama Tanaman Kedelai (Glicine max) |
Berikut adalah beberapa hama yang sering kita jumpai pada tanaman kedelai (Glicine max)
1. Aphis spp (Aphis glycine)
Kutu dewasa berukuran 1-1,5 mm, berwarna hitam, ada yang bersayap
dan tidak. Kutu ini dapat menularkan virus SMV (Soyabean Mosaik Virus).Menyerang
pada awal pertumbuhan dan masa pertumbuhan bunga dan polong.
Gejala : layu, pertumbuhannya terhambat.
2. Melano Agromyzaphaseoli
Lalat bertelur pada leher akar, larva masuk ke dalam batang memakan
isi batang, kemudian menjadi lalat dan bertelur. Lebih berbahaya bagi kedelai
yang ditanam di ladang.
3. Kumbang daun tembukur (Phaedonia inclusa)
Bertubuh kecil, hitam bergaris kuning, dan bertelur pada permukaan
daun.
Gejala : larva dan kumbang memakan daun, bunga, pucuk, polong muda, bahkan
seluruh tanaman.
4. Ulat polong (Etiellazinchenella)
Ulat bertelur di bawah daun buah. Setelah menetas, ulat masuk ke
dalam buah muda hingga besar dan memakan buah muda.
Gejala : pada buah terdapat lubang kecil. Waktu buah masih
hijau, polong bagian luar berubah warna, di dalam polong terdapat ulat gemuk
hijau dan kotorannya.
5. Lalat kacang (Ophiomyia phaseoli)
Menyerang tanaman muda yang baru tumbuh.
6. Kepik hijau (Nezara viridula)
Panjang 16 mm, telur di bawah permukaan daun, berkelompok. Setelah 6
hari, telur menetas menjadi nimfa (kepik muda), yang berwarna hitam bintik
putih. Pagi hari berada di atas daun, saat matahari bersinar turun ke polong,
memakan polong dan bertelur. Umur kepik dari telur hingga dewasa antara 1
sampai 6 bulan.
7. Ulat grayak (Prodenia litura)
Seranggan mendadak dan dalam jumlah besar, bermula dari kupu-kupu
berwarna keabu-abuan, panjang 2 cm dan sayapnya 3-5 cm, bertelur di permukaan
daun. Tiap kelompok telur terdiri dari 350 butir.
.jpg)